Showing posts with label Wisata. Show all posts
Showing posts with label Wisata. Show all posts

Wednesday, November 28, 2018

Rekreasi ke Jatim, Jangan Lupakan Wisata Batu Malang

Travel.bloklimasatu.comTiket masuk wisata batu malang cukup murah pada hari sabtu, senin,selasa, rabu, kamis, sekitar 65.000 dan pada  hari minggu atau jumat harga tiket  naik sekitar 75.000, dan pada hari libur seperti tahun baru,libur lebaran harga tiket bertambah naik sekitar 85000. maka jika anda ingin pergi ke wisata batu malang dan ingin mendapatkan tariff yang murah maka datanglah pada hari sabtu, senin, selasa, rabu, dan kamis. Akan tetapi di dalam wisata ini terdapat beberapa wisata yang dikenakan tariff khusus.
Rekreasi ke Jatim, Jangan Lupakan Wisata Batu Malang - #bloklimasatu, #batu, #malang, #bangilan,#tuban, #jatim, #assalam #kmiassalam

Wisata batu malang  sangat cocok untuk  di jadikan wisata untuk  pada hari libur ,terdapat beberapa taman yang bagus dan indah.disana terdapat beberapa tempat yang nyaman untuk di kunjunggi .Di dalam wisata ini terdapat beberapa kebun seperti: buah apel,alpukat,strawbewrry,durian,dan lain lain ,dan di dalam kebun tersebut  kita dapat memakan dan mengambil buah  buahan yang ada dalam kebun itu. akan tetapi jika kita ingin mengambila dan membawa buah itu pulang maka kita harus membayar buah tersebut sesuai dengan harga yang telah di tentukan perkilonya.

Di malang ternyata ada beberapa wisata di antaranya selecta 1, selecta 2, rumah es, jatim park 1, jatim park 2, jatim park 3, kebun apel, dan wisata batu ini. Dan ada juga masjid yang sangat besar dan mewah yaitu masjid turen yang di dalamnya terdapat ruangan yang sangat banyak dan kurang lebihnya terdapat beberapa lantai sekitar 14 lantai dan setiap lantai terdapat suasana dan hiasan tersendiri yang sangat bagus dan menarik dan dilantai 8 terdapat  pasar tenpat  pembelian oleh oleh jika kita ingin mebeli  oleh oleh  di ruang tersebut kita dapat melewati kolam yang di dalamnya terdapat beberapa ikan dan berbagai jenisnya yang sangat menarik pengunjung.

Di setiap wisata malang terdapat beberapa  warung yang menyediakan kuliner kuliner masakan jawa yang terkenal dengan kelezatannya dan terbukti kesehatannya  dan kebersihannya seperti : rawon, soto, berbagai lontong, becek, rujak dll.Dan di setiap warung  tidak hanya terdapat beberapa makanan saja akan tetapi terdapat juga beberapa minuman seperti: es tea, es jeruki, dan berbagai es lainya dan beberapa jajanan  khas  seperti: rempeyek, ketela, kripik  tempe dll. Dan terdapat beberapa gorengan  seperti : pisang goreng, rempe goreng, pentol goring dll.

Terdapat  wisata yang gratis ketika  wisata tersebut sedang memiliki acara,  akan tetapi tidak semua  wisata gratis, akan tetapi hanya beberapa saja yang gratis dan terserah orang yang memiliki wisata tersebut . Dan setiap wisata biasanya terdapat beberapa mainan  yang di gratiskan. Dan ada juga mainan yang di bayarkan khusus.

Ternyata di Malang juga terdapat beberapa wisata terbaru yang dapat menarik pengunjung  atau wisatawan untuk menikmati wisata terbaru itu. Dan beberapa wisata tersebut ialah flyingfoox dengan kejauhan yang lebih ekstrim yaitu dengan ketinggian  yang mencapai  10 m dan sejauh hamper 1 km apakah anda tertarik dan ingin mengunjungi atau menaiki wisata terbaru tersebut?

Tanpa kita sadari di malang terdapat beberapa wisata yang digemari dan dikunjungin  para wisatawan .mungkin menurut mereka  wisata tersebut memiliki berbagai kenyamanan, keindahan yang terdapat  di wisata malang tersebut.sampai sampai biasanya satu harinya mengahabiskan hampir 1000 tiket yang terjual secara online ataupun secara langsung.    

Thursday, April 19, 2018

Wisata Baru di Tuban Itu Guwoterus

Travel.bloklimasatu.com - Beberapa tahun terakhir banyak sekali destinasi wisata baru di Kabupaten Tuban yang menawarkan hiburan ataupun sebagai tempat untuk melepas lelah bersama keluarga dan teman sejawat. mulai dari wisata laut, wisata pantai, wisata, hutan, wisata anak-anak, wisata religi, wisata pendidikan, ataupun wisata-wisata lainnya; karena Tuban memang kaya akan potensi wisata, terlebih bila terjalinnya kerjasama atar pihak yang berwenang.
Dari sekian banyak tempat wisata di Kabupaten Tuban yang sedang viral menjadi perbincangan warga adalah wisata alam Guwoterus. Bukan hal aneh bila wisata Guwoterus ini cepat menjadi viral beritanya, disamping banyak orang yang membicarakannya dari mulut ke mulut, sosial media juga berperan aktif terhadap signifikan terhadap beredarnya berita Guwoterus sebagai destinasi baru di Tuban. Disamping itu juga, tempatnya yang mudah dijangkau dan menjadi perlintasan utama warga menuju ke kota kabupaten.

Wisata Guwoterus ini terletak di Desa Guwoterus Kecamatan Montong Kabupaten Tuban. Letaknya yang memang berada di tengah jalur menuju Kabupaten bagi sebagian besar warga Kecamatan Singgahan, Kecamatan Bangilan, Kecamatan Jatirogo, Kecamatan Senori, dan Kecamatan Kenduruan menjadikan tempat ini cepat terkenal dengan dipasangnya beberapa banner dengan beraneka ragam fasilitas yang disediakan.

Mungkin bagi sebagian banyak orang yang sering lewat, adalah hal biasa, tidak banyak perubahan yang ditampilkan selain terpasangnya banner dipinggir jalan. Tapi bagi saya pribadi, sebelum Guwoterus viral dan menjadi Desa destinasi wisata, saya setiap pergi ke Kota Tuban sudah dibuat takjub dengan bongkahan batu besar dengan jalan raya yang membelah di tengahnya untuk menghubungan beberapa kecamatan di selatan kota Tuban untk menuju pusat kota yang sering disebut dengan Watulawang.

Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, bahwa wisata Guwoterus ini tidak hanya menawarkan jalur desa yang disulap menjadi tempat wisata saja, akan tetapi banyak fitur kesenangan dan pengalaman yang ditawarkan, diantaranya Kerajinan dari Bambu, Peternakan Burung Dara, Rumah Baca Siaga, Radio Siaga FM 107,2 mhz, Pendekar Siaga, bike adventure, joging adventure, jeep ofroad, caving ( jelajah gua) dan River Tubing sebagaimana disampaikan oleh mas Reyvan.

Tidak lengkap rasanya bila wisata di pedesaan; jawa khususnya tidak ada mitos yang berkembang di dalamnya. Sebagai destinasi wisata, Guwoterus juga memiliki mitos yang beredar di dalamnya. Yaitu dari nama wisata ini sendiri Guwoterus. Sekitar 3 kilometer ke arah utara dari Watulawang ada sebuah goa yang konon menjadi cerita asal muasal dari Guwoterus ini. Bila membahas mitos, ketika kita masuk ke dalamnya, maka larangannya adalah kembali atau keluar melalui pintu yang sama. Yang artinya kita harus keluar melaui pintu yang ada diarah lain.

Ketika pertama kali saya kesana ada rasa takut dan malas untuk memasukinya. Karena disampaing temaptnya yang waktu itu sepi; karena saya berkunjung tidak pada hari-hari wisata atau hari libur. Namun dengan memberanikan diri dan ditopang dengan beberapa teman yang ikut waktu itu saya memberanikan diri, bahkan menyempatkan foto di dalamnya. Setelah memasukinya ternyata tidak ada aura-aura aneh yang membaut bulu kuduk merinding, melainkan kedamaian dan rasa sejuk, atau mungkin memang saya yang kurang peka dengan hal-hal demikian. Dan ternyata antara pintu masuk dan pintu keluar goa tidaklah jauh, karena hanya sekitar 10 sampai 15 meter saja.

Bila menilik dari perjalanannya, Guwoterus bisa menjadi destinasi wisata ini tidak lepas dari peran serta Pendekar Siaga dan kontribusi masyarakat dan aparat sekitar sehingga bulan Desember tahun 2017 yang lalu Bupati Kabupaten Tuban Fathul Huda mendeklarasikan Guwoterus sebagai Desa wisata berbasis sedekah.

Perkembangan pesat yang ada di desa Guwoterus Kecamatan Montong ini tidak lepas dari produktivitas dan kemandirian warganya untuk maju mejadi lebih baik. Karena selain Pendekar Siaga ada juga Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Tabungan Akhirat. UPZ sendiri digagas sekitar tahun 20105 dan sudah banyak membantu warga sekitar maupun mengembangkan desanya. 

Sebagai warga biasa yang menginginkan keberlangsungan alam yang lebih lama dan baik kedepannya, saya sangat mendukung dengan apa yang dilakukan oleh semua elemen mansyarakat Kecamatan Montong dan sekitarnya untuk menjadikan Guwoterus sebagai destinasi wisata di Tuban. Jangan lupa untuk tetap menjaga kearifan lokal dan membuang mantan, eh sampah pada tempatnya.  CMIIW.

Marble Stone Tambakboyo Tuban

Travel.bloklimasatu.com - Udara pagi yang terlalu segar untuk dinikati di tengah tengah kepulan asap jantung kota Bangilan membuat kami berdelapan memutuskan untuk melakukan perjalanan mencari sebuah kesejukan, keindahan, dan menikmati suasana alam yang sebenarnya. Dengan menggunakan 4 motor matic yang sebenarnya tidak cocok untuk untuk perjalanan menyusuri kedalaman hutan yang rimbun dengan jalanan yang belum bisa kami prediksi kondisinya, kami tetap memaksakannya. Marble Stone Tambakboyo Tuban adalah tujuannya.

Marble Stone Tambakboyo Tuban

Disamping keinginan yang begitu besar untuk mencari suasana baru dalam berlibur, hanya motor matic butut inilah yang kami punya. Setelah berdiskusi singakt lewat whatsapp, terjadilah pertemuan di Pondok ASSALAM 2 Bangilan Tuban. Dan tanpa banyak basa basi dan akan lebih banyak kendala yang datang jika berlama berbicara saat sudah berkumpul semua,terlebih semua sudah dibicarakan sebelumnya, stang gas maticpun mulai diputar dengan menyusuri jalanan desa Banjarwaru Bangilan dan masuk pertigaan untuk menuju hutan arah Desa Tiwian.

Udara segar dan kicauan burung liarpun mulai terdengar. tak perlu menggenjot kekuatan motor untuk cepat ke temmpat tujuan. karena memang seperti yang direncakan, tidak ada tempat tujuan yang pasti sebagai destinasi akhir perjalanan kita hari itu. Tak lengkap rasanya bisa tak berhenti sejenak untuk mengabadikan suasana dan koondisi wajah kita yang sudah mulai dipenuhi keringat. dengan background pepohonan hutan, ladang jagung yang rasanya akan terasa sangat nikmat bila dinikmati nanti malam, atau mencari angel perumahan warga yang terlihat dari kejauhan, rasanya sudah sedikit mulai mengurangi beban fikiran untuk sejenak meringankan beban otak dan hati dari kesibukan harian. Diujung kejauhan terlihat tebing yang menjulang tinggi dengan bebatuan yang tertata dengan rapinya mengulik rasa ingin tahu Andik dan kawan untuk menjelajah kesana.

Semua setuju dan perjalananpun dimulai dengan penasaran yang tinggi. Jalanan yang berkelok dan terasa sangat jauh semakin memperkosa rasa ingin tahun Hamid dan teman lainnya untuk segera ke tempat yang kita inginkan. Satu kilometer terasa begitu dekat di depan mata, ingin rasanya kaki ini segera melompat ke gurun bebatuan dan mengabadikannya dengan berfoto ria. namun melihat waktu yang sudah siang dan perut sudah mulai mengerik, toh kami semua sudah tahu jalannya, maka kami memtuskan untuk kembali ke perkampungan warga untuk sholat dan dan mengisi perut meski hanya dengan tiga buah pentol bakso jalanan.

 Setelah semua dirasa cukup, perjalananpun kembali kita lakukan, dan rasanya tidak ada yang sia dan terbayar sudah kucuran keringan ini. Nama marble stone ini sendiri bukan nama sebenarnya, ini adalah nama yang kami buat, karena kami tidak apa nama dari tempat yang menjadi tujuan kami menikmati surga alam hari ini.

Komunitas Kali Kening To Bukit Trantang

Travel.bloklimasatu.com - Kali ini saya akan membahas Agenda baru Komunitas Kali Kening Trip To Bukit Trantang. Pada artikel kali ini saya akan awali dengan kalimat "Istirahatlah Kali Kening". Mungkin itu isyarat kata yang tersirat dari terakhir kami bertemu di cafe bang Iwan. Entah sudah berapa lama kami tak bertatap muka untuk tertawa, berdebat, atau sekedar menghayal dan bermimpi. Berhayal akan kejayaan kerajaan Kali Kening di masa mendatang seperti yang dikisahkan Rohmad Sholihin, atau bermimpi buku-buku yang kami terbitkan menjadi best seller di toko-toko buku, ataupun menjadi dasar pembuatan film seperti yang saya pribadi impikan, semoga.


Komunitas Kali Kening Trip To Bukit Trantang Kerek Tuban

Meski kajian atau kegiatan bersama sudah terasa lama tak diadakan; karena biasanya dua minggu sekali, dan ini sudah hampir 1 bulan lebih, tapi komunikasi lewat media sosial atau empat, enam, delapan mata masih sering terjalin. Terbukti toko Gravika punya mas Kafabih masih ramai dikunjungi para jomblo yang sekarang mengaku sudah tak jomblo lagi, meski kenyataannya tak ada chat dengan nama gender lain, dan jok belakang motor terduduki makhluk bermata lentik. (maaf untuk para pengaku, haha)

And finally  hari ini tersiar kabar gembira dari pak lurah K3 bahwa tidak lama lagi Komunitas Kali Kening akan membuat acara outdoor. Acara ini diberi tema KALI KENING TRIP, dimana Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban yang menjadi destinasi, tepatnya di Bukit Trantang. Saya pribadi belum pernah ke sana, dari apa yang saya dengar dan lihat di internet sepertinya menarik untuk ditelisik. Dan akan lucu rasanya bila sudah berwisata ke luar kota atau luar negeri, sementara wisata di kota sendiri terabaikan.

Acara yang rencananya akan dihelat tanggal 31 Desember 2017 ini akan dimulai dari rumah mbak Linda sekitar pukul 08.00 yang dilanjutkan dengan tadabbur alam menuju hutan Tawun yang diperkiran 45-50 menit sudah sampai tujuan. Tidak ada persiapan khusus, hanya nasi jagung berbungkus daun jati, sambel teri, kerupuk, fisik yang sehat, dan tentunya doa. Semoga rencana indah ini mendapatkan ridho dan pertolongan dari Yang Maha Kuasa, Amin.